Cara Menghitung Keuntungan dan Kerugian Investasi Emas

Cara Menghitung Keuntungan dan Kerugian Investasi Emas

Memiliki emas tidak berarti otomatis mendapatkan keuntungan.

Untuk mengetahui apakah suatu pembelian menghasilkan keuntungan atau kerugian, seseorang perlu membandingkan harga pembelian dengan nilai ketika emas dijual.

Harga Beli dan Harga Jual

Misalnya seseorang membeli emas ketika harga beli berada pada Rp2.500.000 per gram.

Beberapa waktu kemudian, harga jual menjadi Rp2.700.000 per gram.

Secara sederhana terdapat selisih Rp200.000 per gram.

Namun, perhitungan aktual perlu mempertimbangkan jumlah emas dan biaya yang berlaku.

Rumus Sederhana

Secara umum:

Keuntungan/Rugi = Nilai Penjualan Bersih − Total Biaya Pembelian

Nilai penjualan bersih adalah jumlah yang benar-benar diterima setelah memperhitungkan biaya yang relevan.

Contoh

Seseorang membeli 2 gram emas dengan total biaya Rp5.000.000.

Kemudian emas dijual dan menghasilkan Rp5.400.000 setelah memperhitungkan mekanisme harga jual.

Maka: Rp5.400.000 − Rp5.000.000 = Rp400.000.

Secara sederhana terdapat keuntungan Rp400.000.

Contoh tersebut hanya ilustrasi.

Mengapa Spread Penting?

Spread membuat harga beli dan harga jual tidak sama.

Karena itu, seseorang tidak dapat menghitung keuntungan hanya dengan melihat perubahan harga acuan.

Misalnya harga emas naik 5%, tetapi spread dan biaya transaksi perlu tetap diperhitungkan.

Bagaimana Jika Harga Turun?

Misalnya total pembelian Rp5.000.000.

Ketika dijual, nilai bersih hanya Rp4.700.000.

Maka: Rp4.700.000 − Rp5.000.000 = -Rp300.000.

Artinya terdapat kerugian Rp300.000.

Keuntungan dalam Rupiah dan Persentase

Selain rupiah, keuntungan dapat dihitung dalam persentase.

Rumus sederhananya:

Persentase keuntungan = Keuntungan ÷ Modal × 100%

Dengan contoh sebelumnya: Rp400.000 ÷ Rp5.000.000 × 100% = 8%.

Jangan Hanya Melihat Nilai Aplikasi

Sebagian platform menampilkan estimasi nilai.

Nilai tersebut belum tentu sama dengan jumlah yang akan diterima jika dijual karena harga jual, spread, dan biaya perlu diperhitungkan.

Bagaimana dengan Emas yang Belum Dijual?

Jika harga naik tetapi emas belum dijual, kenaikan tersebut dapat disebut sebagai keuntungan yang belum direalisasikan secara sederhana.

Nilainya tetap dapat berubah.

Kesimpulan

Menghitung hasil investasi emas harus mempertimbangkan harga beli, harga jual, jumlah gram, spread, dan biaya.

Jangan hanya melihat kenaikan harga emas.

Selalu cek harga beli dan harga jual yang berlaku di EmasDigital.ID sebelum mengambil keputusan transaksi.

FAQ

Apakah kenaikan harga emas otomatis berarti untung?
Belum tentu. Perlu memperhitungkan harga jual dan biaya.

Apa itu keuntungan yang belum direalisasikan?
Kenaikan nilai aset yang belum benar-benar dikonversikan menjadi hasil penjualan.

Mengapa harga beli dan jual berbeda?
Perbedaan tersebut merupakan bagian dari mekanisme pasar dan disebut spread.

Diawasi, Terdaftar, dan Tersertifikasi

BAPPEBTI - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Terdaftar BAPPEBTI
ICDX - Indonesia Commodity and Derivatives Exchange Member ICDX
ISO 27001:2022 Certified ISO 27001:2022
Terdaftar PSE Kominfo Terdaftar PSE
Butuh bantuan?