Di Balik Layar Harga Emas yang Terus Naik

Di Balik Layar Harga Emas yang Terus Naik

(Jakarta, 15/11/2024) Meski ada fluktuasi, harga emas ujung-ujungnya naik dari masa ke masa. Adji Waluyo, Direktur PT Syariah Koin Indonesia, mengatakan “Kalau kita perhatikan secara harian atau jangka pendek, harga emas mengalami naik turun. Namun begitu kita amati dalam hitungan tahun, jangka panjang, pada akhirnya grafik harga emas terus naik.” Kenapa bisa begitu?


Dirinya menguak beberapa faktor di balik layar yang mendukung bagi terus terkereknya harga emas.


Inflasi sebagai hal ‘alami’


Inflasi merupakan salah satu faktor utama yang mengerek harga emas. Dari masa ke masa, harga barang-barang mengalami peningkatan, bukan? Akibatnya, nilai uang semakin menurun (inflasi). Maka, untuk melindungi nilai uangnya, masyarakat kemudian menyimpannya dalam wujud investasi, salah satunya emas, yang nilainya cenderung naik stabil. Seiring makin meningkatnya minat terhadap emas, harganya pun kian naik.


Terbatasnya persediaan emas dunia


Pada ujung poin di atas telah sedikit menyinggung salah satu hukum permintaan dan penawaran, yakni makin meningkatnya permintaan maka harga kian naik. Ditambah lagi, seperti kita ketahui bahwa ketersediaan emas di dunia emas cukup terbatas. Dengan sisi penawaran yang terbatas, amat logis berujung pada kenaikan harga seiring meningkatnya permintaan akan emas.


Kedua faktor tersebut sifatnya langgeng, atau setidaknya berlangsung lama, dalam menjadikan harga emas terus naik. Ditambah, naiknya harga emas juga dipicu oleh beberapa momentum, seperti berikut ini:


Kebijakan The Fed


Kebijakan moneter yang diterapkan oleh The Fed (Federal Reserve System) dalam menetapkan suku bunga turut memengaruhi harga emas. Ketika bank sentral Amerika Serikat tersebut menurunkan suku bunga, dolar menjadi kurang menarik bagi investor dan mereka kemudian cenderung menempatkan uangnya dalam bentuk emas, sehingga mendorong kenaikan harga emas.


Nilai tukar dolar AS terhadap rupiah


Nilai tukar mata uang Negeri Paman Sam tersebut memengaruhi harga emas di Indonesia. Sebab, harga emas dalam negeri mengacu pada harga emas internasional yang dikonversi dari dolar Amerika Serikat (AS) ke dalam mata uang rupiah. Ketika nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah, harga emas akan naik.


Situasi dalam negeri maupun global


Beragam situasi tak menentu yang tengah berlangsung di dalam negeri maupun dunia memicu naiknya harga emas. Seperti pernah dialami oleh Indonesia pada 1998 silam, ketika terjadi kekacauan politik dan ekonomi, harga emas sontak melonjak. Belakangan, perang dagang antara AS dengan kekuatan ekonomi baru dunia, yakni Cina, dan termasuk konflik di Timur Tengah memicu langkah investor global untuk berbondong-bondong berinvestasi pada aset aman seperti emas. Alhasil, yap harga emas naik.


“Nah, jika kita sudah paham alasan kenapa harga emas bisa terus naik, tidak perlu ragu lagi,dong, saat ingin membeli emas tapi grafik harganya sedang menurun. Justru ini kesempatan bagi kita untuk memperoleh emas dengan harga lebih murah, sehingga memiliki potensi keuntungan yang lebih besar di masa mendatang,” tutup Adji.

Diawasi, Terdaftar, dan Tersertifikasi

BAPPEBTI - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Terdaftar BAPPEBTI
ICDX - Indonesia Commodity and Derivatives Exchange Member ICDX
ISO 27001:2022 Certified ISO 27001:2022
Terdaftar PSE Kominfo Terdaftar PSE
Butuh bantuan?