Jakarta (4/4/2025) Di sebuah pasar tradisional yang ramai, Emak Sumi, seorang pedagang sayur yang terkenal hemat, sedang asyik memandangi layar ponselnya. Matanya berbinar-binar melihat angka saldo emas yang terus bertambah di aplikasi ShariaCoin.
"Wah, alhamdulillah, tabungan emas saya sudah hampir cukup buat beli cincin berlian," gumamnya sambil membayangkan jari manisnya dihiasi cincin mewah.
Tiba-tiba, Bu Jum, tetangga sekaligus sahabat Emak Sumi, datang menghampiri dengan wajah cemas. "Mak, tahu nggak? Tarif impor barang dari Indonesia ke Amerika naik jadi 32%!"
Emak Sumi mengerutkan kening, tanpa mengalihkan pandangannya dari layar ponsel. "Hah? Apa hubungannya sama tabungan emas saya di ShariaCoin?"
"Ya, kan, harga emas bisa naik gara-gara kebijakan Trump itu," jelas Bu Jum. "Katanya, dolar Amerika melemah, jadi orang-orang pada lari ke emas. Tapi, Mak, kebijakan ini juga bisa berdampak buruk buat ekonomi kita. Harga barang-barang impor dari Amerika bisa jadi mahal, dan ekspor kita ke sana juga terhambat."
Emak Sumi tersenyum sambil menunjukkan layar ponselnya kepada Bu Jum. "Bu Jum, lihat ini. Saya nabung emas di ShariaCoin. Aman, terpercaya, dan sesuai syariah. Lagian, emas ini kan dijamin oleh ICH, ICDX, dan Bappebti, jadi nggak perlu khawatir."
"Dijamin oleh siapa, Mak?" tanya Bu Jum, bingung.
"ICH itu Indonesia Clearing House, ICDX itu Indonesia Commodity & Derivatives Exchange, dan Bappebti itu Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi," jelas Emak Sumi. "Mereka ini lembaga-lembaga yang menjamin keamanan dan legalitas transaksi emas digital. Jadi, emas saya ini benar-benar aman dan terpercaya."
"Oh, begitu ya, Mak," kata Bu Jum, mulai mengerti. "Tapi, Mak, dampak kenaikan tarif impor ini bisa lebih luas dari yang kita kira. Bisa-bisa, harga kebutuhan pokok juga ikut naik. Selain itu, banyak pekerja pabrik yang terancam kehilangan pekerjaannya, karena perusahaan yang melakukan ekspor ke Amerika, terancam bangkrut."
"Ah, sudahlah, Bu Jum. Yang penting, emas saya ini aman di ShariaCoin, dijamin oleh lembaga-lembaga terpercaya," kata Emak Sumi sambil memasukkan ponselnya ke dalam dompet. "Lagian, kalau harga emas naik, saya malah senang. Tabungan saya jadi makin banyak! Dan, kalau harga kebutuhan pokok naik, ya, saya tinggal naikkan harga sayur saya!"
Tiba-tiba, seorang bapak-bapak yang sedang lewat ikut nimbrung. "Betul, Mak! Emas itu investasi paling aman. Apalagi kalau nabungnya di aplikasi yang terpercaya dan dijamin oleh lembaga-lembaga resmi seperti ICH, ICDX, dan Bappebti. Nggak kayak dolar, naik turun nggak jelas. Dan, kalau harga kebutuhan pokok naik, ya, kita tinggal cari alternatif yang lebih murah."
"Nah, kan, Pak. Dengar tuh!" seru Emak Sumi sambil melirik Bu Jum. "Makanya, nabung emas di ShariaCoin itu lebih baik daripada nabung dolar. Dan, jangan terlalu khawatir sama kebijakan Trump. Kita sebagai rakyat kecil harus pintar-pintar cari akal."
Bu Jum hanya bisa geleng-geleng kepala sambil tersenyum. "Iya, deh, Mak. Terserah Emak saja. Yang penting, kita semua sehat dan bahagia."
Mereka pun tertawa bersama, melupakan sejenak tentang kebijakan tarif impor Donald Trump. Bagi mereka, emas tetaplah emas, investasi yang paling berharga untuk masa depan. Dan, dengan adanya ShariaCoin yang dijamin oleh ICH, ICDX, dan Bappebti, menabung emas jadi lebih mudah, aman, dan sesuai syariah.