Hari Raya Idul Fitri tahun ini terasa lebih spesial bagi Dodi. Selain karena akhirnya bisa mudik setelah bertahun-tahun merantau, ia juga punya kejutan untuk keluarga besarnya: tabungan emas di ShariaCoin!
Sejak setahun lalu, Dodi mulai menabung emas sedikit demi sedikit. Awalnya, ia tergoda oleh promosi cashback dari sistem referral. "Lumayan, nabung emas dapet bonus," pikirnya. Tapi semakin lama, ia sadar kalau menabung emas bukan cuma soal promo, tapi juga cara cerdas untuk mengamankan masa depan.
Setelah perjalanan panjang dan macet yang menguji kesabaran—di mana doa "Rabbishrah li sadri..." (QS. Taha: 25) berkali-kali ia baca agar tetap sabar menghadapi klakson tak beraturan—Dodi akhirnya tiba di rumah orang tuanya. Begitu masuk, ia langsung disambut pelukan ibu, hidangan opor ayam, dan tentu saja… Om Bobby.
Dodi merasakan kehangatan yang tak tergantikan. Betapa rindunya ia pada masakan ibu, suara lembut ayah yang selalu menanyakan kabarnya, dan suasana rumah yang penuh canda tawa. Ia teringat sabda Rasulullah: “Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua, dan murka Allah tergantung pada murka orang tua.” (HR. Tirmidzi). Tidak ada kebahagiaan yang lebih besar selain bisa kembali dan membahagiakan kedua orang tuanya, meski hanya dengan kehadiran dan cerita sederhana tentang perjuangannya di perantauan.
Om Bobby adalah sosok legendaris di keluarga. Ia terkenal sebagai penguasa ketupat dan penantang sirup manis tanpa batas. Tapi yang paling khas dari Om Bobby adalah kemampuannya memberi wejangan finansial dengan gaya humoris.
"Dod, kamu udah kerja, kan? Udah investasi apa? Jangan bilang masih numpang di kosan sambil makan mi instan tiap akhir bulan?" tanya Om Bobby sambil mengunyah rendang.
"Tenang, Om. Saya udah investasi, dong! Saya nabung emas di ShariaCoin," jawab Dodi bangga.
Om Bobby terdiam. "ShariaCoin? Apa tuh? Nama grup band baru?"
Semua yang ada di meja tertawa. Dodi menggeleng sambil tersenyum. "Bukan, Om! ShariaCoin itu platform tabungan emas digital. Saya bisa nabung emas mulai dari pecahan kecil, bisa dicairkan kapan aja, dan yang pasti, halal.
Om Bobby mengangguk-angguk sambil menyesap teh manisnya. "Hmmm… menarik! Berarti kalau saya nggak bisa beli emas batangan segede lemari, saya tetap bisa nabung?"
"Bener banget, Om! Mulai dari nol koma sekian gram juga bisa. Apalagi kalau Om ngajak orang lain nabung, ada cashback dari referral!"
Mata Om Bobby langsung berbinar. "Oke, Dod, daftarin Om sekarang juga! Eh, bisa nggak pakai THR dari tante?"
"Bisa banget, Om! Daripada THR habis buat beli gadget yang tahun depan ketinggalan zaman, mending buat nabung emas, kan?"
Semua orang tertawa, sementara Om Bobby sibuk meminta ponselnya agar bisa langsung mendaftar. Suasana Lebaran pun semakin meriah, tak hanya dengan makanan yang melimpah, tapi juga dengan ilmu baru tentang keuangan syariah. Silaturahim kali ini terasa lebih bermakna—bukan hanya untuk mempererat hubungan keluarga, tapi juga untuk mengingatkan bahwa berinvestasi di masa depan bisa dimulai dari sekarang.
Dan siapa sangka? Tahun depan, mungkin Om Bobby-lah yang bakal jadi duta ShariaCoin di keluarga besar!