(Jakarta, 23/09/2024) Fenomena sandwich generation bukanlah persoalan main-main di Indonesia. Tak sedikit masyarakat usia produktif di negara kita masuk ke dalam golongan sandwich generation, dihimpit oleh tantangan finansial yang dobel, dari atas dan bawah layaknya sandwich. Mereka, bisa jadi pula Anda, selain menanggung biaya hidup anak dan keluarga, masih harus menanggung orang tua juga.
Menurut studi oleh Asian Development Bank (ADB) dengan tajuk Aging Well In Asia yang dirilis pada Mei 2024 dan dilansir Detik Finance, angka ketergantungan hidup lansia di Indonesia mencapai 50 persen. Berdasarkan data tersebut, banyak lansia masih mengandalkan transfer uang dari keluarga buat melanjutkan hidupnya, terutama dari anak. Akibatnya, si penanggung beban finansial umumnya terjebak dalam kondisi keuangan yang rumit.
Dan peliknya, rasanya tidak salah kalau menyebut fenomena sandwich generation sudah ibarat rantai yang mengait turun-temurun; dari generasi yang lebih tua (orang tua, kakek-nenek, buyut, dst) terus hingga ke generasi yang lebih muda (anak, cucu, dst). Mungkinkah rantai yang membebani finansial setiap generasi ini diputus?
ShariaCoin menyediakan layanan untuk berikhtiar memutus rantai sandwich generation, melalui Tabungan Emas Pensiun. Cara ini memungkinkan kita buat menabung secara rutin setiap bulan. Dengan begitu, bakal terasa lebih ringan dan tidak membebani karena seiring waktu akan menjadi kebiasaan. Ditambah lagi, yang kita tabung adalah emas, telah terbukti nilainya naik dari masa ke masa.
Cahya, GM Bisnis dan Keuangan ShariaCoin, mengungkapkan, “ShariaCoin Tabungan Emas Pensiun membantu pengelolaan keuangan keluarga dengan baik dan terencana, agar kita dapat mewujudkan rencana masa pensiun yang penuh manfaat dan keberkahan.”
Tabungan Emas Pensiun dari ShariaCoin bebas (gratis) biaya administrasi, serta kita bebas menentukan maupun mengubah setoran bulanan mulai dari senilai 0,01 gram emas. Agar setoran berlangsung rutin, kita bisa memanfaatkan fasilitas autodebit. Selain itu, kita pun dapat menambah dana ke ShariaCoin Tabungan Emas Pensiun di luar setoran bulanan. Jangka waktu layanan ini fleksibel, yakni satu hingga lima tahun dan dapat dilanjutkan lagi, juga akan dilengkapi perlindungan asuransi secara gratis (segera hadir).
“FYI juga, nih,” sambung Cahya, “ShariaCoin Tabungan Emas Pensiun menggunakan akad wadiah yad dhamanah. Artinya, di samping wajib menjaga emas yang dititipkan dan bertanggung jawab atas kerusakan maupun kehilangan, perusahaan dapat memanfaatkannya untuk mendapat keuntungan, dan dapat memberi keuntungan tersebut kepada pihak yang menitipkan dengan syarat tidak diperjanjikan sebelumnya.”
Nah, itu dia salah satu usaha buat memutus rantai sandwich generation. Kalau masih ingin menggali info lebih dalam soal Tabungan Emas Pensiun dari ShariaCoin atau persyaratan dan lainnya, silakan berkonsultasi dengan tim customer service profesional di ShariaCoin. Gratis, kok.