Emas Bertahan Kuat Meski Pasar Saham Menguat, Apa Penyebabnya?

03 Aug 2026
Emas Bertahan Kuat Meski Pasar Saham Menguat, Apa Penyebabnya?

Jakarta, 4 Agustus 2026. Sahabat ShariaCoin, Harga emas dunia kembali menunjukkan ketahanannya. Pada perdagangan Senin (3/8), emas spot diperdagangkan di sekitar US$4.056,60 per troy ounce, atau setara sekitar Rp66,9 juta per troy ounceRp2,15 juta per gram). Meski pasar saham global menguat, harga emas tetap bertahan di zona tinggi.

Mengapa bisa begitu?

Penyebab utamanya adalah harga minyak dunia yang turun tajam. Setelah muncul harapan meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, harga minyak Brent turun dari kisaran di atas US$90 menjadi sekitar US$82–83 per barel (sekitar Rp1,36 juta per barel). Penurunan ini membuat kekhawatiran inflasi sedikit mereda.

Biasanya, ketika harga minyak turun:

  1. Tekanan inflasi ikut berkurang.
  2. Imbal hasil obligasi pemerintah AS (Treasury Yield) ikut melemah.
  3. Dolar AS sedikit kehilangan tenaga.

Ketiga faktor tersebut justru menjadi angin segar bagi emas, sehingga meskipun permintaan aset aman (safe haven) sedikit berkurang, harga emas tetap mampu bertahan.

Di sisi lain, bursa saham dunia justru berpesta.

  1. S&P 500 naik 1,48% ke rekor 7.600 poin.
  2. Dow Jones melonjak 1,32% hingga mencetak rekor baru di 53.178 poin.
  3. Nasdaq bahkan naik 2,13% berkat saham-saham teknologi.

Lalu bagaimana dengan kebijakan suku bunga?

The Federal Reserve memang masih mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50%–3,75%, namun pasar masih memperkirakan peluang sekitar dua dari tiga bahwa suku bunga bisa kembali naik pada bulan September. Artinya, investor masih akan mencermati data inflasi dan ketenagakerjaan AS dalam beberapa minggu ke depan.

Apa artinya bagi investor emas?

Kondisi saat ini menunjukkan bahwa emas memiliki dua penopang utama:

✅ Ketidakpastian geopolitik masih belum benar-benar selesai.

✅ Penurunan harga minyak membantu menurunkan tekanan inflasi sehingga menekan imbal hasil obligasi, yang biasanya positif bagi harga emas.

Dengan kata lain, walaupun pasar saham sedang optimis, emas belum kehilangan daya tariknya sebagai aset lindung nilai dan penyimpan kekayaan jangka panjang.

Semakin banyak ketidakpastian di pasar global, semakin besar peluang emas tetap menjadi pilihan utama investor untuk menjaga nilai aset mereka.


Sumber: Kitco News – Gold steadies as oil slump cools inflation pressure, equities rally serta data pasar global Reuters.