Perak Tetap Menguat Meski Pasar Saham Rally, Apa Artinya bagi Sahabat ShariaCoin?

03 Aug 2026
Perak Tetap Menguat Meski Pasar Saham Rally, Apa Artinya bagi Sahabat ShariaCoin?

Jakarta, 4 Agustus 2026. Di tengah menguatnya pasar saham global dan meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, harga perak justru tetap menunjukkan tren positif. Pada perdagangan Senin (4 Agustus 2026), harga perak spot naik 0,87% menjadi US$57,94 per troy ounce.

Jika dikonversikan dengan kurs sekitar Rp16.500 per US$, maka:

  1. Harga perak spot: US$57,94/oz ≈ Rp956.000 per troy ounce
  2. Setara sekitar Rp30.740 per gram (harga spot internasional, belum termasuk biaya produksi, distribusi, dan premi produk fisik).

Sebagai perbandingan, harga perak fisik di Indonesia memang umumnya lebih tinggi karena sudah mencakup biaya pencetakan dan distribusi.

Mengapa Harga Perak Tetap Naik?

Beberapa faktor utama yang menopang kenaikan harga perak antara lain:

1. Imbal hasil obligasi AS turun

Turunnya yield obligasi membuat aset yang tidak memberikan bunga, seperti emas dan perak, menjadi lebih menarik bagi investor.

2. Dolar AS melemah

Saat nilai dolar melemah, harga logam mulia cenderung menguat karena menjadi lebih murah bagi investor di negara lain.

3. Harga minyak turun tajam

Minyak WTI turun ke sekitar US$78,85 per barel, meredakan kekhawatiran inflasi. Hal ini ikut menekan imbal hasil obligasi sehingga mendukung harga logam mulia.

Diplomasi AS-Iran Mengurangi Permintaan Safe Haven

Pasar juga menyambut positif langkah diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran.

Meredanya risiko konflik di Selat Hormuz membuat investor kembali masuk ke pasar saham sehingga indeks-indeks utama AS mencetak kenaikan besar:

  1. S&P 500 naik 1,48%
  2. Dow Jones naik 1,32%
  3. Nasdaq melonjak 2,13%

Meski demikian, perak tetap bertahan di level tinggi, menunjukkan bahwa investor masih melihat prospek logam mulia tetap menarik di tengah ketidakpastian kebijakan suku bunga The Fed.

Analisis Teknikal Perak

Saat ini harga perak berada di sekitar US$57,94 per troy ounce atau sekitar Rp956 ribu per troy ounce.

Area Resistensi

Jika momentum beli berlanjut, target kenaikan berikutnya berada di:

  1. US$59,14Rp975.800/oz
  2. US$60,09Rp991.500/oz
  3. US$60,99Rp1.006.300/oz
  4. US$64,00Rp1.056.000/oz

Area Support

Sebaliknya, apabila terjadi koreksi, area yang perlu diperhatikan adalah:

  1. US$57,82Rp954.000/oz
  2. US$56,68Rp935.200/oz
  3. US$55,00Rp907.500/oz

Apa Artinya bagi Sahabat ShariaCoin?

Pergerakan perak saat ini menunjukkan bahwa logam mulia tidak hanya dipengaruhi oleh faktor geopolitik, tetapi juga oleh arah suku bunga, nilai dolar, dan kondisi ekonomi global.

Walaupun pasar saham sedang menguat, perak masih mampu mempertahankan tren positif, menandakan bahwa permintaan terhadap aset riil tetap sehat. Bagi investor jangka panjang, kondisi seperti ini dapat menjadi pengingat bahwa diversifikasi portofolio dengan logam mulia, termasuk perak, tetap relevan sebagai bagian dari strategi menjaga nilai aset.

Sumber: Kitco News – Gold steadies as oil slump cools inflation pressure while silver extends gains (4 Agustus 2026).